Saturday, September 1, 2018

Review kulina (catering harian kantoran)

Jadi saya adalah karyawan baru yang terjebak dilingkungan rekan kerja lain memesan catering harian. Tidak semuanya memang, tapi kebanyakan. Ini pastinya menyulitkan saya bersosialisasi, berawal kesulitan ajak rekan kerja yang akan turun kebawah untuk makan, ataupun sekedar ngobrol hal luar kantor agar makin akrab yang sering mendapat penolakan.

Btw, tidak semua orang yang memesan catering harian memakai kulina, ada beberapa vendor yang gunakan oleh rekan-rekan saya. Dari yang murah sampai ke yang mahal. Lalu kenapa saya pakai kulina? Ya jujur aja, karena ini adalah catering harian saya yang pertama, jadi faktor utamanya adalah harga.

CARA PESAN

Oke langsung aja ya, kita mulai dari cara pesan, sebeneranya dibanding catering lain, ini sangat praktis. Kita tinggal buka ke web, disana udah ada informasi yang cukup jelas, dan kita tinggal pilih berapa hari, kelengkapan data diri, transfer dan violaaaa. Tinggal nunggu deh.

Trus catering yang lain masih jadul gitu? Enggak semua gitu sih, ada beberapa malah yang lebih oke, bisa pesan lewat aplikasi dan beberapa pilihan lain. Tapi balik lagi ya, karena yang menyediakan pakai aplikasi ini harganya mahal.

Faktor lain, saya lebih suka menu yang sudah dipilihkan, tidak perlu repot lagi mikir makan apa besoknya.

PACKAGING

Saya mulai dari pengantaran dulu kali ya, jadi untuk sistem antarnya udah gampang banget. Kita cuma submit sekali alamat yang dituju dan makanan akan sampai lokasi sekitar jam 11an. Enaknya kalo dialamat yang sama ada member kulina lain kita akan dapet diskon juga lho.

Untuk packaging sendiri, kulina udah jempol banget lah, sangat rapih dan praktis. Hampir setiap menu diplastikin, ngebantu banget buat yang berkuah-kuah. Selain itu udah ada sendok plastik dan tisu juga didalemnya, jadi bener-bener tinggal makan.

Kita bakal dapet paket makanan yang sudah kebungkus sama plastik kulina, dan diluarnya ada stiker yang menandakan punya siapa. Biar ga ketuker, apalagi kayak dikantor saya, yang berlangganan bukan cuma 1 atau 2 orang.

Oiya ketuker disini terkadang kan yang terima ga tau sebenernya kulina ini punya siapa. Selain itu untuk sesama pepesen kulina, ini juga membedakan mana yang basic dan mana yang deluxe. ehehhe



THE MENU ITU SENDIRI

Nah inilah point utama postingan ini, review makanannya. Hahah
Untuk urusan menu, secara garis besar kita selalu mendapatkan 1 porsi nasi, 1 lauk utama, 1 lauk tambahan dan sayuran.

nasi dulu, dia selalu membungkus dengan kertas / plastik saya juga kurang tahu.hahah intinya dibungkus lagi. Dari menurut saya pas, dia semacam dipadatkan dahulu, jadi cukup menggenyangkan.

1 lauk utama, kulina cukup beragam dalam memberikan lauk utama, walaupun mostly ayam ya. Untuk jumlah terkadang terasa kurang, apa lagi kalo sudah ketemu udang, mungkin karena harga udangnya sendiri memang tidak murah ya.

1 lauk tambahan, ya ini cukup beragam sih, dan sepertinya dia punya standar untuk harga per pack ya (yaeyala). Jadi kalo lauk utama sudah cukup wah, jangan berharap banyak untuk lauk tambahannya.heheh yang paling sering ya goreng-gorengan. Tahu goreng, tempe goreng, perkedel dan kerupuk.

Sayuran, ya saya bukan penyuka sayuran jadi ga bisa cerita banyak.haha

Dibox-nya ada tulisan akan lebih baik dimakan sebelum jam 2, tapi saya sendiri pernah makan jam 7 malam masih enak-enak aja. Tapi memang dimasukan kekulkas dan dipanaskan kembali saat mau dimakan.

Oiya, kalo sedang apa promo biasanya ada tambahan lho, tergantung brand yang sedang promosi sih, bisa minuman bahkan kecap.


Masuk kekesimpulan, sebagai pengalaman pertama memesan ketering harian, ini bukan pengalaman yang buruk sih. Walaupun memang jika anda punya waktu dan tenaga lebih bisa mendapatkan harga lebih murah dan mungkin porsi lebih banyak jika makan di warung nasi terdekat.hehe

Saturday, September 3, 2016

Cashless Society Indonesia Belum Siap

Saya yang di Jakarta malah sering mendapat jawaban, “maaf sedang offline, wah mesinnya sedang error, kalo bisa tapi potongannya gak berlaku ya mas”.




Wednesday, August 31, 2016

Guru #resignphotoseries

Sampai juga akhirnya pada penghujung project #resignphotoseries.
Seharusnya ini menjadi sesuatu yang spesial.
Seharusnya ini lebih baik dari sebelum-sebelumnya.


Thursday, August 25, 2016

Eye Contact #resignphotoseries

Hampir semua karya seni akan menarik jika ada hubungan dengan langsung dengan kita.
Entah lagu, lukisan, patung ataupun foto-foto saya nanti.
Iya, saya menganggap foto-foto saya sebuah karya seni.



Sunday, August 21, 2016

Belanja Apa Ke IKEA Alam Sutera




Masih bahas IKEA.
Apa aja yang sih layak dan bisa didapet pas ke IKEA. Well sebenernya sih kalo punya uang bisa aja semuanya dibeli. Bahkan saham IKEA-nya yang di pegang Hero, mau diambil alih? Tapi disini, sebagai #weekendwarrior (yang belum terdefinisi apa) bakal bahas beberapa “barang” yang patut ditukar dengan rupiah anda.


Saturday, August 20, 2016

Danny Santos ala Indonesia #resignphotoseries


Danny Santos adalah nama yang muncul saat saya mengetik “potrait stranger streetphotography”. Saya hampir setengah jam lalu lalang di website resmi dia (http://www.dannyst.com/). Dan benar saja, karya-karyanya sudah sangat matang. Hampir dari semua aspek sepertinya dia miliki.

Thursday, August 18, 2016

Telkomsel TCash Menggecewakan

Panggil saya si Super Sial.
Siapa yang tidak mau, nonton di XXI diskon Rp. 25.000, Baskin Robbin diskon 50%, Mcd diskon 30%, Big Bite yang awalnya Rp.19.000 jadi hanya Rp. 9.000.



Wednesday, August 17, 2016

PokemonGo membantu Streetphotography


Gimana ya cara bikin blog ini tenar.
Bikin sesuatu yang lagi trend juga dong.
Kaitin semua dengan current issue
Blog lebih sering
Lebih konsisten
Semoga semoga

OKE GUE COBA..

Sunday, August 14, 2016

Streetphotography adalah Foto Jalanan #resignphotoseries


Terlalu banyak contoh foto streetphotography yang beredar di sekeliling kita, banyak tipenya, banyak gaya ambilnya, banyak caranya. Ada yang selalu hitam putih, ada yang selalu candid, ada yang selalu mengajak berbicara si obyek / subyek foto, dan lain-lain sebagainya.


Monday, August 8, 2016

IKEA Alam Sutera, Belanja atau Tamasya?

Akhirnya hari sabtu, ayo jalan-jalan !!! #weekendwarrior
Ke IKEA Alam Sutera, terus
Ke Informa bandingin harga, terus
Ke Chandra Karya biar kayak di tipi-tipi, terus
Ke AEON untuk pertama kalinya, terus
Ke ICE BSD sekalian cek buat GIIAS.

LETS GO

Tuesday, August 2, 2016

One Month Notice Ngapain? #resignphotoseries

Setiap karir pasti punya akhir. Ya antara akhir yang menyenangkan atau tidak. Atau bahkan harus mencari tempat lain untuk mendapatkan akhir yang sesuai harapan mereka. Dan akhirnya surat “resign” cinta itu pun diluncurkan.